VOTENEWS.ID, PANGKALPINANG – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang berhasil mengevakuasi delapan orang pemancing dari kapal KM Sri Bintang yang mengalami mati mesin di perairan Koala, Kabupaten Bangka, pada Kamis (3/4).
KM Sri Bintang berangkat dari Pelabuhan Nelayan Jerambah Gantung, Kerabut, pada pukul 09.00 WIB menuju lokasi memancing di perairan Semujur, Karang Kapal. Setelah selesai memancing pada pukul 16.30 WIB, kapal tersebut bertolak kembali ke pelabuhan asal. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, kapal mengalami kerusakan pada pompa oli mesin saat berada di koordinat 2°6’22.40″ S – 106°15’8.70″ E, tepat di depan perairan Koala.
Nahkoda kapal, Dainuri (46), berusaha memperbaiki mesin dan menurunkan jangkar. Setelah dua jam tidak membuahkan hasil, ia segera menghubungi Basarnas Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi.
Menanggapi laporan tersebut, Basarnas langsung mengerahkan satu tim rescue menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari Pelabuhan PTS Pangkalbalam. Tim yang mendapat bantuan dari ABK KN SAR Karna berhasil menemukan KM Sri Bintang pada pukul 20.53 WIB, sekitar 6 mil laut dari pelabuhan.
Petugas segera mengevakuasi enam orang pemancing ke atas RBB Basarnas, sementara nahkoda dan satu rekannya tetap berada di kapal untuk mengendalikan kapal yang akan ditarik menuju dermaga PTS Pangkalbalam. Seluruh penumpang dalam kondisi sehat dan selamat.
Kepala Basarnas Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa pihaknya selalu siap siaga menghadapi situasi darurat seperti ini.
“Kami menerima laporan permintaan evakuasi dari KM Sri Bintang yang mengalami kerusakan mesin di perairan Koala. Tim segera menuju lokasi dan mengevakuasi seluruh penumpang dengan selamat. Setelah kapal tiba di dermaga, kami mengantar para pemancing kembali ke pelabuhan tempat mereka berangkat,” jelas Oka.
Ia juga mengapresiasi dedikasi tim SAR yang bertugas di malam hari dan menegaskan komitmen Basarnas untuk selalu memberikan pelayanan terbaik selama 24 jam di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.