VOTENEWS.ID,Pangkalpinang, – Sebuah insiden laut menimpa kapal KM Cahaya Abadi yang tenggelam di perairan Tanjung Beriga, Lubuk Besar. Kapal pengangkut ikan segar tersebut dilaporkan mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang besar dalam perjalanan menuju Pelabuhan TPI Batu Rusa, Pangkalpinang.
Kapal yang membawa enam awak, termasuk nakhoda, berangkat dari Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung, pada 19 Januari 2025 pukul 02.00 WIB. Saat memasuki perairan Tanjung Beriga pada dini hari berikutnya, ombak besar menyebabkan kerusakan serius pada kapal, sehingga air laut masuk ke dalam palka. Para ABK bertahan di atas kapal yang perlahan tenggelam, sambil menunggu bantuan.
Kapten kapal, Junai, segera menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang. Mendapatkan laporan ini, Kansar Pangkalpinang langsung menurunkan tim penyelamat menggunakan RBB (Rigid Buoyancy Boat) menuju lokasi kejadian.
Kakansar Pangkalpinang Bapak I Made Oka Astawa menjelaskan “kejadian tersebut kami terima dan pagi ini langsung kami kirimkan tim ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para Abk Kapal tersebut. Kondisi cuaca yang mendung disertai ombak yang besar menjadi tantangan para tim rescue dalam upaya penyelamatan korban.
Selain melibatkan tim penyelamat, Kansar juga berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk mempercepat proses evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, upaya penyelamatan masih berlangsung, dan semua pihak berharap keenam ABK dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi pelaut, khususnya di tengah cuaca yang tidak menentu. Kansar Pangkalpinang mengimbau seluruh pihak yang melaut untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kelengkapan keselamatan di atas kapal.