VOTENEWS.ID, Pamekasan – Seorang remaja laki-laki berinisial MR (17), warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, meninggal dunia akibat ledakan kembang api saat perayaan Idulfitri di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Senin (31/3/2025).
Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengungkapkan bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Ledakan kembang api yang mengenai tubuhnya menyebabkan luka serius hingga akhirnya ia meninggal dunia.
Peristiwa nahas ini terjadi saat warga setempat sedang menggelar tradisi pesta kembang api untuk merayakan Lebaran. Namun, tiang penyangga kembang api yang seharusnya mengarah ke atas tiba-tiba roboh. Akibatnya, kembang api yang sudah menyala jatuh dan meluncur ke arah penonton, termasuk korban.
Polisi telah melakukan penyelidikan awal dan menggelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. AKP Sri Sugiarto menegaskan bahwa pihak kepolisian akan segera memanggil beberapa saksi guna dimintai keterangan terkait insiden tersebut.
“Kami masih menyelidiki penyebab utama kejadian ini. Beberapa saksi akan segera diperiksa untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut,” kata Sri pada Rabu (2/4/2025).
Kasus ini menambah daftar kecelakaan akibat penggunaan kembang api tanpa pengawasan yang ketat. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyalakan kembang api dan memastikan aspek keselamatan sebelum menggunakannya.
Saat ini, Satreskrim Polres Pamekasan terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian ini. Jika ditemukan unsur pidana, pihak terkait dapat dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku.